jump to navigation

Algoritma Asimetrik Juni 13, 2008

Posted by cryptobounce in Kriptografi.
Tags:
trackback

Algoritma kriptografi asimetrik (Algoritma asimetrik) merupakan algoritma kriptografi yang menggunakan dua buah kunci yang berbeda untuk proses enkripsi dan dekripsi. Kunci yang digunakan untuk enkripsi disebut kunci publik sedangkan kunci yang digunakan untuk dekripsi disebut kunci privat. Dinamai kunci publik karena nilai kunci ini bisa diketahui oleh siapa saja. Maksudnya jika kunci ini diketahui oleh semua orang, tidak akan mempengaruhi keamanan dari informasi yang akan dikirim. Namun, jika kunci privat diketahui oleh banyak orang, maka keamanan informasi tidak akan terjamin. Oleh sebab itu, kunci privat hanya diketahui oleh orang-orang tertentu (pihak yang berwenang).
Pada awalnya, algoritma asimetrik hadir untuk mengatasi masalah yang terjadi pada algoritma simetrik (key manajemen). Namun, seiring dengan perkembangan zaman, algoritma asimetrik digunakan untuk enkripsi dan dekripsi data.
Sebenarnya, dua buah kunci yang digunakan pada algoritma asimetrik (kunci publik dan kunci privat) didapatkan melalui suatu perhitungan. Kunci privat dihitung menggunakan perhitungan yang melibatkan kunci publik dan sejumlah parameter tertentu, sehingga seseorang yang hanya mengetahui kunci publik saja akan sulit bahkan tidak mungkin untuk menghitung kunci privat.
Pada umumnya, algoritma asimetrik mengaplikasikan beberapa persoalan pada matematika, seperti pemfaktoran bilangan integer yang sangat besar, masalah logaritma diskrit (discrete logarithm problem), elliptic curve, bilangan kompleks (complex number) dan sebagainya.
Contoh dari algoritma asimetrik adalah

RSA;

ElGamal ;

Diffie Hellman, dll..

Gimana? Udah ngerti blm?? klo ada yang belum dimengerti, silakan tanya lebih lanjut…;-)

Komentar»

No comments yet — be the first.