jump to navigation

Kriptografi??? Juni 12, 2008

Posted by cryptobounce in Kriptografi.
Tags:
trackback

Tidak semua orang mengenal dan memahami istilah kriptografi. Mungkin hanya orang-orang yang berkecimpung dalam dunia pengamanan informasi saja yang mengenal arti kriptografi. Tapi bukan berarti hanya orang-orang tertentu yang berhak mengetahui kriptografi. Semua orang berhak mengetahui apa itu kriptografi!!! Berikut ini akan dijelaskan mengenai pengertian kriptografi secara umum. Setelah membaca artikel ini, diharapkan pembaca mendapatkan sedikit gambaran mengenai pengertian kriptografi secara sederhana.

Kriptografi merupakan seni dan ilmu untuk mengamankan suatu informasi yang dianggap rahasia. Dikatakan sebagai seni, karena dalam mengamankan informasi, kriptografi menggunakan berbagai macam teknik sehingga hasil yang didapatkan akan mengaburkan informasi yang sebenarnya. Teknik yang digunakan dapat berupa rotasi, substitusi, transposisi ataupun menggunakan alat berupa pita, gigi roda dan sebagainya. Dikatakan sebagai ilmu karena kriptografi memerlukan berbagai ilmu pendukung seperti matematika, statistika, teori informasi dan sebagainya, sehingga perpaduan ilmu tersebut akan menjadikan kriptografi menjadi ilmu baru yang lebih kompleks.

Sebelum kita membahas kriptografi lebih jauh lagi, ada beberapa istilah yang perlu dijelaskan terlebih dahulu, sehingga akan memudahkan dalam mempelajari kriptografi lebih lanjut. Istilah-istilah tersebut antara lain:

  • Plaintext (message), merupakan teks terang/ pesan/ informasi rahasia yang akan diamankan.
  • Ciphertext, merupakan hasil penyandian dari plaintext.
  • Enkripsi., merupakan proses penyandian, yaitu proses yang dilakukan untuk mengubah plaintext menjadi ciphertext.
  • Dekripsi, merupakan proses yang dilakukan untuk mengubah ciphertext menjadi plaintext.
  • Kunci, merupakan sejumlah karakter yang digunakan dalam proses enkripsi/dekripsi. Kunci memegang peranan yang sangat penting dalam kriptografi. Jika kunci diketahui oleh pihak lawan, maka akan mengakibatkan kebocoran informasi.

Jika dituliskan dalam notasi matematika, proses enkripsi dan dekripsi dapat dinotasikan menjadi:

E(M)=C (untuk proses enkripsi) dan D(C)=M atau D(E(M))=M (untuk proses dekripsi)

Keterangan:

E : proses enkripsi;

D : proses dekripsi;

M : message/ plaintext;

C : ciphertext

Selain untuk menjaga kerahasiaan/ mengamankan informasi (Confidentiality), kriptografi juga harus memenuhi beberapa kondisi, yaitu:

  • Otentikasi (authentication), maksudnya kriptografi harus memungkinkan penerima pesan yakin bahwa pesan yang diterima merupakan pesan yang asli, tidak dipalsukan oleh orang lain.
  • Keutuhan data (data integrity), maksudnya kriptografi harus memungkinkan penerima pesan untuk memverifikasi bahwa pesan yang diterima tidak dimodifikasi oleh pihak lain.
  • Non Repudiation, maksudnya pengirim pesan tidak dapat menyangkal/ memungkiri bahwa dialah yang telah mengirim pesan tersebut.

Masih penasaran dengan kriptografi ?? baca artikel selanjutnya !!!!:-)

Komentar»

No comments yet — be the first.